Apa yang ada dibenak orang tua ketika tiba-tiba anak yang berusia 6 tahun ingin berdagang? Mungkin banyak orang tua yang menganggap hal ini sebagai angin lalu. Sama seperti saya. Kemarin anak saya yang berusia 6 tahun bilang "Bunda, aku pengen jualan." Ini sudah kali ke tiaganya dia menyampaikan keinginannya. Kali pertama dan kedua saya anggap angin lalu. Tapi ternyata kemarin sore dia kembali menyampaikan keinginannya, sehingga terjadi dialog antara saya dan anak saya:
Bunda: "Emang kakak mau jualan apa?"
Anak : "Apa ya bunda. Aku pengen jualan tapi aku gak tau mau jualan apa."
Bunda: "Kenapa kakak mau jualan?"
Anak: "Ya pokoknya aku mau jualan, bunda.."
Bunda: "Kakak udah kepikiran nanti yang beli siapa? Apa temen kakak, atau temennya adek, atau temennya ayah dan bunda?"
Anak: "Aku maunya temanku nanti yang beli. Nanti aku jualnya gak usah yang mahal-mahal bunda biar temenku seneng. kan aku bisa dapet pahala."
Bunda: "Kalo kakak mau jualan, boleh. Nanti mau jual apa kakak pikir-pikir dulu ya.. kalo sudah tau mau jual apa, kakak bilang sama Bunda."
Anak: "Ok bunda." Sambil berlalu dengan girangnya.
Selang beberapa menit kemudiam, anak saya datang lagi ke saya dan bilang, "Bunda bunda.. aku udah tau mau jualan apa. Nanti bunda beliin, terus aku yang jual....dst." anak saya begitu antusias menceritakan rencana apa yang akan dia lakukan untuk berdagang.
Setelah selesai mendengarkan anak saya bercerita panjang lebar tentang rencananya, saya berfikir bahwa ternyata sedikit saja celah yang kita berikan kepada anak bisa mengalirkan ide, pemikiran dan logika anak yang luar biasa.